16 Feb 2015

Cara Mengetahui Kondisi Baterai Smartphone Android Dan iPhone

Smartphone tanpa baterai sama halnya dengan menggapai mimpi besar yang akan terwujud namun hanya dalam angan-angan saja. Dengan kata lain tidak ada gunanya, sebab baterai sangat berperan penting sebagai komponen paling utama untuk smartphone agar bisa menyala dan bekerja lebih optimal.
http://karangtarunabhaktibulang.blogspot.com/2015/02/cara-mengetahui-kondisi-baterai-smartphone.html 
Kebanyakan dari pengguna smartphone banyak mengeluhkan tentang baterai yang dirasa kurang maksimal untuk mendukung kinerja sebuah ponsel cerdas. Salah satu problem yang sering ditemui adalah baterai cepat habis atau drop sehingga muncul pertanyaan apakan kondisinya masih dalam keadaan baik atau sudah rusak. Oleh karena itu, kami akan berbagi beberapa tips tentang Cara Mengetahui Kondisi Baterai Smartphone Android Dan iPhone dalam permasalahan tersebut.

1. Lakukan Inspeksi Visual

Kalian tidak perlu menjadi ilmuwan terlebih dahulu untuk mengetahui sebuah baterai itu dalam kondisi rusak atau masih layak pakai. sebab kerusakan baterai pada umum mudah dikenali dengan mata telanjang. Jika baterai ponsel dapat dilepas dengan mudah, yakni mengambilnya dari smartphone dengan hati-hati (setelah mematikan ponsel, tentunya) dan periksa indikasi dari fisik baterai seperti melembung, korosi dekat terminal logam, dan noda hijau atau putih. Ini semua adalah tanda-tanda bahwa baterai kamu sudah saatnya diganti. Jika kalian tidak mendapati beberapa tanda tadi, maka lanjutkan pada pengecekan lebih lanjut. Jika kalian menemukan noda mencurigakan atau jika baterai kelihatan agak melembung, bagaimanapun, itu adalah ide yang baik untuk meminta operator atau vendor untuk mengecek kondisi baterai yang kemungkinan besar perlu diganti. Usahakan Jangan menaruh baterai yang sudah rusak kembali ke dalam ponsel jika tidak ingin terjadi sesuatu yang lebih buruk lagi. Hal ini dapat merusak sirkuit telepon. Sebaliknya, simpan baterai dalam kantong plastik dan pastikan kalian mendaur ulang setelah mendapat konfirmasi dari orang yang lebih profesional.

2. Coba Melakukan Tes Dengan Cara Memutar Baterai

Baterai lithium jika Tidak disimpan secara benar membuat masalah lebih buruk seperti suhu panas atau dingin mungkin bisa menjadi permasalahan yang bisa kita kenali. Cara lain untuk mengetahui kerusakan baterai yang sangat mudah adalah cobalah memutar permukaan dari bagian baterai. jika berputar, mungkin terasa tidak enak. tip ini bisa kalian coba sendiri di rumah.

3. Perhatikan Kecepatan Pengisian Daya Saat melakukan Carge

Tidak semua ponsel memiliki baterai yang dapat dengan mudah diperiksa oleh pengguna. Jika itu terjadi dengan ponsel kalian, cobalah sendiri mendiagnosa kondisinya dengan memantau seberapa cepat tingkat pengisiannya. Kita bisa memanfaatkan fitur pengisian baterai yang bisa digunakan untuk mengetahui sisa pemakaian baterai. jika baterai kalian cepat habis meskipun tidak dalam keadaan di operasikan, maka kemungkinan bsar baterai kalian dalam keadaan tidak normal alias nge-drop.

Kiat Mendiagnosa Baterai Lebih Praktis dan Aman

Bagi pengguna iPhone, mungkin kalian masih belum atau tidak tahu. IPhone bisa melacak berapa kali baterai ketika dalam kondisi diisi, dan juga memonitor kapasitas sebenarnya dari baterai di dalamnya. Namun, informasi ini dimaksudkan untuk diakses hanya oleh staf dukungan Apple, maka kalian tidak akan menemukannya dalam menu pengaturan. Untungnya, ada solusi. Kalian hanya perlu untuk mendapatkan iBackupBot - sebuah utilitas all-in-one untuk mengelola iDevices, tersedia di kedua Mac dan PC. Segera setelah kalian menghubungkan iPhone ke komputer dengan iBackupBot yang berjalan, aplikasi akan mendeteksi dan memungkinkan kalian mengakses informasi lebih rinci tentang hal itu. Di iBackupBot, sorot ponsel kalian dalam daftar perangkat dan pilih "Informasi selengkapnya". Di sana kalian akan menemukan siklus biaya count iPhone kalian, serta kapasitas sebenarnya baterai. Jika angka FullChargeCapacity jauh lebih rendah daripada yang di bawah DesignCapacity, maka baterai mungkin harus diganti. (Perlu diingat bahwa baterai berbasis lithium biasanya kehilangan sekitar 20% dari kapasitas setelah siklus 500 biaya.)

Bagi Pengguna Android, ponsel kalian juga menyimpan data tentang kondisi baterai. Untuk mengaksesnya, coba masukkan kode * # * # 4636 # * # * . Dialer ini akan membawa kalian ke menu layanan di mana rincian baterai akan ditampilkan. Jika kode tidak bekerja, coba menggunakan aplikasi Battery oleh MicroPinch. Ini adalah alat pemantau baterai sederhana di mana status kondisi baterai kalian ditampilkan, bersama dengan tegangan dan suhu.
Source:  Phone Arena

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai dengan gaya bahasa yang baik dan sopan. Kritik atau saran yang membangun sangat membantu penulis untuk berbagi informasi berikutnya.